IHSG Loyo dalam lima hari berturut-turut

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:14 WIB
Perdagangan Jumat (14/1) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di perdagangan terakhir pekan ini.
Perdagangan Jumat (14/1) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di perdagangan terakhir pekan ini.

LOMBOK INSIDER - Dalam lima hari berturut-turut IHSG menutup perdagangan dengan pelemahan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan selama periode 18 – 22 April 2022.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono memaparkan IHSG menurun penurunan sebesar 8,73% menjadi 6.597,99. Sementara, pada penutupan pekan sebelumnya, Kamis (29/4), IHSG parkir di posisi 7.228,91.

BEI juga mencatatkan penurunan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) Bursa pekan ini turun menjadi Rp 20,45 triliun. Nilai tersebut menciut 14,63% dari Rp 23,95 triliun pada penutupan pekan yang lalu.

Penurunan tersebut juga ikut menyeret nilai kapitalisasi pasar BEI. "Kapitalisasi pasar Bursa pekan ini ditutup mengalami perubahan 7,23% menjadi Rp 8.864,56 triliun dari Rp 9.555 triliun pada pekan sebelumnya," papar Yulianto dalam keterangan resmi,.

Kemudian, rata-rata volume transaksi harian di BEI sebesar 11,56% menjadi 21,57 miliar. Pada penutupan pekan sebelumnya rata-rata volume transaksi harian mencapai 24,39 miliar.

Sedangkan, data rata-rata frekuensi harian yang mengalami kenaikan dalam sepakan ini. Nilai rata-rata frekuensi harian Bursa naik 3,54% menjadi 1.517.364 dari 1.465.440 pada pekan sebelumnya.

Investor asing juga terpantau melakukan aksi jual bersih atau net sell sepanjang pekan. Net sell asing mencapai Rp 9,11 triliun.

Selain itu, BEI juga mencatatkan 2 obligasi dan 1 sukuk. Pada Senin (9/5) Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2022 PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mulai dicatat.

Halaman:

Editor: wewen

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X