Wagub Umi Rohmi: Pengelolaan sampah DPSP Mandalika harus tuntas pada 2023

- Selasa, 19 Juli 2022 | 07:47 WIB
Wagub Ummi Rohmi saat memimpin rapat terkait DPSP Mandalika, bertempat di Aula Pendopo Wagub (18/07). (Diskominfotik NTB)
Wagub Ummi Rohmi saat memimpin rapat terkait DPSP Mandalika, bertempat di Aula Pendopo Wagub (18/07). (Diskominfotik NTB)

LOMBOK INSIDER - Guna memantapkan KEK Mandalika sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP Mandalika), Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menekankan pentingnya pengelolaan sampah pada kawasan tersebut. 

Menurut Ummi Rohmi sapaanya, Mandalika termasuk dalam 5 DPSP. Berdasarkan arahan dari Menkomarves bahwa kawasan Mandalika harus bersih dari sampah dan harus hijau karena prinsip pengelolaannya berdasarkan ekonomi hijau.

"Jadi, infrastruktur dan lingkungannya yang paling utama. Selain itu termasuk yang diinginkan dalam rapat yang dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan adalah pengolahan sampah, penghijauan, karena disitu ada ekonomi hijau," ujar Ummi Rohmi saat memimpin rapat terkait DPSP Mandalika, bertempat di Aula Pendopo Wagub (18/07).

Baca Juga: Dampak MXGP Samota Sumbawa, Pemprov NTB klaim peredaran uang capai 154,03 Miliar

Ummi Rohmi menekankan, penanganan sampah ini sangat penting agar sampah di Mandalika dan kawasan penyangga lainnya harus selesai 2023 mendatang. 

Seperti pengolahan sampah di Kongok, Lemer, Pengengat dan revitalisasi BSF di Lingsar, semuanya itu menjadi PR bersama karena belum masuk usulan. 

Sehingga rencana ini nantinya sejalan dengan program unggulan NTB Bersih NTB Hijau.

Baca Juga: Masuk nominasi ADWI, Menparekraf Sandiaga Uno berikan apresiasi untuk Desa Wisata Buwun Sejati 

"Yang jelas menjadi gol kita adalah masalah sampah selesai 70 persen penanganan dan 30 persen pengurangan. Kemudian rehabilitasi hutan dan konservasi tanah semuanya harus selesai," tegasnya. 

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X