• Selasa, 7 Desember 2021

Terlalu Banyak Turis Berhubungan Seks di Bukit Pasir, Kawasan Wisata Ini Rusak

- Rabu, 24 November 2021 | 08:08 WIB
Obyek wisata terkenal di Spanyol Dunas de Maspalomas menjadi rusak karena terlalu banyak turis berhubungan seks di bukit pasir. (Photo by Lars Frensch on Unsplash)
Obyek wisata terkenal di Spanyol Dunas de Maspalomas menjadi rusak karena terlalu banyak turis berhubungan seks di bukit pasir. (Photo by Lars Frensch on Unsplash)

LombokInsider.com - Di destinasi wisata ini terlalu banyak orang berhubungan seks di tempat terbuka di di bukit-bukit pasir.

Dampaknya banyak sekali kerusakan yang terjadi akibat terlalu banyak turis yang berhubungan seks di bukit pasir. 

Mereka tidak saja merusak rerumputan dan vegetasi lainnya, namun juga meninggalkan banyak sampah akibat terlalu banyak orang yang berhubungan seks di bukit pasir. 

Baca Juga: 12 Tambang Emas di Indonesia dari Lebong Tandai sampai Freeport, Kekayaan Indonesia dari Jaman Majapahit

Bahkan banyak hewan seperti kadal gurun yang mati karena memakan kondom bekas dipakai oleh turis yang berhubungan seks di bukit pasir. 

Demikian dilaporkan oleh CNN pada 11 November 2021 mengutip hasil sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Environmental Management

Dilaporkan oleh CNN, overtourism secara teratur disalahkan karena mencekik kota-kota bersejarah, menutupi pemandangan terkenal di dunia di tempat sampah, dan membunuh kehidupan lokal di tempat-tempat wisata di seluruh dunia. Sekarang turis yang berhubungan seks dikatakan berada di balik penghancuran bertahap pantai dan cagar alam di Eropa.

Baca Juga: Seorang Pemotor Wanita Tewas Terlindas Bus saat Sedang Menyalip

Cagar Alam Khusus Dunas de Maspalomas, di pulau Gran Canaria, Spanyol, dikenal dengan bukit pasir liarnya yang bergelombang di belakang mercusuarnya yang bertengger di tepi laut, dan secara teratur menduduki puncak daftar hal-hal yang dapat dilihat di pulau itu. 

Bukit pasirnya - yang telah dilindungi secara hukum sejak 1982 - adalah salah satu sistem bukit pasir yang tersisa di Eropa, menyediakan tempat peristirahatan bagi burung yang bermigrasi antara Afrika dan Eropa.

Halaman:

Editor: Kasan Mulyono

Sumber: CNN

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kolaborasi Promosi Pariwisata NTB Sambut MotoGP 2022

Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:12 WIB

Bang Zul Upayakan MXGP Digelar di Pulau Sumbawa

Sabtu, 4 Desember 2021 | 11:56 WIB

Ijeck: Sumut Siap Gelar Danau Toba Rally 2021

Kamis, 2 Desember 2021 | 09:24 WIB

NTB Jadi Tuan Rumah Kejuaraan MXGP 2022

Minggu, 28 November 2021 | 06:18 WIB
X