• Sabtu, 16 Oktober 2021

STP Mataram, Jejak Pengabdian Tanpa Henti Maksimalkan Potensi Wisata NTB

- Jumat, 17 September 2021 | 08:33 WIB
STP Mataram terus bergerak. Menyusuri lembah menembus pelosok desa. Mencari jejak keberadaan potensi desa wisata untuk kebangkitan pariwisata NTB. (STP Mataram)
STP Mataram terus bergerak. Menyusuri lembah menembus pelosok desa. Mencari jejak keberadaan potensi desa wisata untuk kebangkitan pariwisata NTB. (STP Mataram)

Praya, LombokInsider.com - Seakan tak kenal kata lelah dan menyerah, STP Mataram terus bergerak. Menyusuri lembah menembus pelosok desa. Mencari jejak keberadaan potensi desa wisata untuk kebangkitan pariwisata NTB. Jejak pengabdian Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram seakan tak pernah putus dan tanpa henti.

Kawasan hening dan sunyi, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat-Lombok Tengah, menjadi sasaran penapakan jejak pengabdian STP Mataram kali ini. Berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Mataram, Bonjeruk menjadi pilihan bidang pengabdian masyarakat sekolah tinggi yang concern di dunia pariwisata ini.

"Potensi wisata Bonjeruk sangat luar biasa. Bagaimana memaksimalkan potensi ini menjadi lebih bernilai adalah tugas semua pihak. Termasuk kami. Inilah alasan kami, kenapa kawasan desa wisata (dewi) ini kami dampingi dan kami bantu menatanya," tukas Humas LP2M STP Mataram, Sri Susanty, didampingi Unit Pengabdian STP Mataram, Murianto disela-sela kunjungan tim Lembaga Pengandian dan Penelitian Masyarakat (LP2M) STP Mataram, Kamis (17/9) di Bonjeruk.

Baca Juga: Menteri ESDM Resmikan BBM Satu Harga di NTB, Gubernur NTB Harap Dukung Gelaran WSBK dan MotoGP

Sebelumnya, Ketua STP Mataram, Halus Mandala dan tim LP2M-nya mendatangi kawasan desa wisata Tetebatu-Lombok Timur. Tim LP2M STP Mataram membantu pelaku wisata dari lembaga Badan Pengelola Desa Wisata Tetebatu. STP Mataram berkomitmen membantu peningkatan kapasitas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) warga setempat.

Kemudian, menyusuri kawasan desa wisata Bonjeruk sebagai tempat menapaki jejak pengabdian berikutnya. Tim LP2M STP Mataram, memberi bantuan penataan sanitasi pengelola homestay berupa perlengkapan toilet standar internasional. Desa Wisata Bonjeruk berhasil mencuri perhatian wisatawan Eropa empat tahun terakhir.

Namun, masih butuh penataan lebih paripurna. Selain penataan dari sisi amenitasnya, peningkatan SDM warga sekitar menjadi bagian penting penataan kawasan ini. Misalnya sistem tatakelola atau manajemen pengelolaan homestay dan desa wisata yang lebih berdaya saing.

Tidak itu saja, sisi peningkatan infrastruktur, jalan desa, sistem informasi, pemasaran hingga menyiapkan paket wisata.

"Memang, masih banyak yang kami perlukan untuk menjadikan kawasan ini bisa lebih bernilai dan profesional. Kami sangat bangga dan apresiatif kepada tim LP2M STP Mataram yang telah bersedia mendampingi kami. Kami sangat bersyukur dengan kehadiran banyak pihak di desa kami untuk memberi kontribusi positif dan konstruktif," ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Bonjeruk, Usman.

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Terkini

Road to Festival Pesona Senggigi, Ini Rangkaian Acaranya

Senin, 27 September 2021 | 15:19 WIB

Sirkuit Mandalika Siap Sambut Fans WSBK dan MotoGP

Minggu, 26 September 2021 | 20:07 WIB

Level PPKM Turun, Festival Pesona Senggigi Siap Digelar

Sabtu, 25 September 2021 | 19:25 WIB

Alasan Teknis, MPGA Tunda Pelaksanaan WSBK

Sabtu, 25 September 2021 | 17:18 WIB

Hendak Nyalip, Motor Tabrak Mobil di Pringgarata

Minggu, 12 September 2021 | 14:15 WIB

Promo, Pasang ICONNET Biaya Tambah Daya Hanya Rp202.100

Sabtu, 11 September 2021 | 10:25 WIB

Ringkus Pengedar di Sumbawa, Polisi Sita 16 Poket Shabu

Sabtu, 11 September 2021 | 10:01 WIB
X